Universitas Gunadarma

Friday, November 21, 2014

Narkoba Di dalam Universitas

Narkoba Di dalam Universitas

Narkoba dalam Universitas mungkin beberapa saat yang lalu sedang tenar dan mencoreng mahasiswa di indonesia tetapi Sebelum kita membahas lebih lanjut Narkoba di dalam  suatu kampus atau Universitas lebih baik kita membahas apa itu Narkoba, jenis-jenis narkoba dan ciri-ciri pemakai narkoba. Narkoba bukanlah sesautu yang asing lagi bagi kita. Kita telah sering mendengar dan membaca berita tentang narkoba di berbagai sumber dari masyarakat atau media massa. Narkoba adalah Zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan , suasana hati serta perilaku jika masuk kedalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, dan sebagainya. Jenis –jenis narkoba yang saya tahu hanyalah Narkotika dan pskiotropika. Narkotika adalah zar yang bisa menimbulkan pengaruh tertentu bagi yan menggunakannya dengan memmasukan kedalam tubuh. Psikotropika adalah zat atau obat bukan narkotika baik alamiah maupun sintesis.
Ciri-ciri pemakai narkoba
a.      Ciri fisik
1.      Mata merah
2.      Bau badan
3.      Pernapasan lambat dan dangkal
b.      Bukan ciri fisik
1.      Aktivitas tidur terganggu
2.      Perubahan perilaku makan dan minum
3.      Menjadi pribadi yang emosional dan sensitive
4.      Kekacauan cara berpikir
Setelah kita mengetahui apa itu narkoba, jenis-jenis dan ciri-ciri pemakai narkoba saya akan membuka kembali masalah adanya Narkoba di dalam suatu universitas. Pertama saya akan membahas permasalahan narkoba di dalam kampus yang kampus tersebut berada di jakarta tepatnya jakarta selatan. Narkoba yang di temukan berupa tiga gram ganja yang terbungkus di plafon dekat kantin depan universitas tersebut.. Di panggil nya BNN untuk menyisir kampus tersebutbukan tanpa alasan karena memang wakil Rektor unas sendiri yang meminta BNN untuk melakukan penyisiran di kampus nya tersebut. Pihak BNN pun  langsung melakukan penyisiran, penyisiran dilakukan sejak pukul 14.00 hingga 17.00 dan hasil  dari penyisiran tersebut adanya Tiga Gram ganja yang terbungkus. Satu lagi yang baru-baru ini mencoreng nama perkuliagan di indonesia yaitu terjerat nya wakil rektor dalam kasus narkoba.wakil rektor suatu universitas di makasar tersebut positif menggunakan narkoba jenis metamphetamine. Polisi menggrebek wakil rektor universitas tersebut bersama temannya sekitar 5 orang di salah satu Hotel di makasar. Di salah satu yang tertangkap oleh polisi ada salah satu mahasiswa Universitas tersebut. Di lokasi penggerebekan  polisi menyita sabu seberat 1 gram, ekstasi 2 butir dan alat penghisap sabu.

Setelah saya membahas Narkoba di dua Universitas tadi saya akan membahas pencegahan narkoba bagi diri saya sendiri dan di kampus saya jika sudah terjadi penyalahgunaan narkoba tersebut maka harus di lakukan merehabilitasikan sang pengguna narkoba agar beliau tidak terjerumus lagi kedunia narkoba.

Cara melakukan pencegahan narkoba dengan terjun langsung ke mahasiswa nya dengan cara pendekatan
1.   Pendekatan informatif, yaitu pemberian informasi dengan menekankan dampak buruk atau negatif pemakaian narkoba (scare tactics atau teknik menakut-nakuti).
2.    Pendekatan Afektif, yaitu menekankan pada kebutuhan mental emosional siswa sehingga dapat mengurangi alas an untuk memakai narkoba.
3.    Pendidikan yang berorientasi pada situasi penawaran, yaitu memberikan pemahaman dan keterampilan kepada siswa untuk menghadapi kemungkinan penawaran narkoba dan menolaknya
Selain dengan cara pendekatan kita juga melakukan pencegahan sebagai berikut:
1. Hindarilah perbuatan dan kebiasan merokok, dan minujm-minuman keras
2. Lakukan kegiatan positif untuk megisi waktu luangmu dengan menyalurkan hobby dan dapat membuat lebih mandiri
3. Tingkatkan prestasi untuk mewujudkan cta-cita dan kembangkan bakat yang ada demi masa depan nya kelak.
4. Sianpkan mental terhadap penawaran narkoba oleh teman atau yang lainnnya
5. Tingkatkan iman dan taqwa.
Cara melakukan penanggulangan Narkoba juga bisa dari orang-orang sekitar nya untuk mensuport agar pengguna tersebut bisa sembuh dari Narkoba tersebut. Selain dengan bantuan orang sekitar pengguna tersebut juga harus direhabilitasi.
Kesimpulan
     Berdasarkan pemaparan mengenai penyalahgunaan narkoba di lingkunganKampus, maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
1.      Penyalahgunaan narkoba adalah penggunaan narkoba yang dilakukan tidak untuk maksud pengobatan, tetapi karena ingin menikmati pengaruhnya, dalam jumlah berlebih yang secara kurang teratur, dan berlangsung cukup lama, sehingga menyebabkan gangguan keseahtan fisik, mental dan kehidupan sosialnya.
                                                   
2.      Penyebab remaja menyalahgunakan narkoba,  diantaranya yaitu: ketidakmampuan berdaptasi dengan lingkungan sekitar, pengaruh teman sebaya, keluarga pecah, dan sikap acuh tak acuh masyarakat.
3.      Ciri-ciri mahasiswa yang menyalahgunakan narkoba diantaranya yaitu:IPK turun, motivasi turun, sering membolos, sering mengantuk di kelas, meninggalkan hobi yang dulu digemari.
4.      Pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan dengan pendekatan informatif, afektif, dan berorientasi pada situasi.
5.      Penanggulangan penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan dengan melakukan pendekatan kepada mahasiswa yang menyalahgunakan narkoba, melakukan wawancara, dan yang terakhir dapat dilakukan dengan rehabilitasi.

Daftar Pustaka
http://belajarpsikologi.com/pengertian-narkoba/
http://ditnarkobajabar.org/berita-153-tips-mengenal-ciriciri-anak-pengguna-narkoba.html
http://metro.sindonews.com/read/912613/31/kampus-unas-kembali-disisir-bnn-1413552511
http://regional.kompas.com/read/2014/11/16/15273291/Positif.Narkoba.Guru.Besar.Unhas.Jadi.Tersangka
http://nurulistiqomah006.blogspot.com/2013/04/penyalahgunaan-narkoba-di-kalangan.html
http://whatnextgeneration.blogspot

sumber: imronjuliansyah16.blogspot.com

Wednesday, October 15, 2014

Konflik Pribadi

Setiap manusia pasti memiliki persoalan yang tak tidak dapat dihindari. tapi, semua persoalan itu pasti ada solusinya sekalipun persoalan yang paling berat. yang paling rumit itu, jika kita memiliki persoalan dengan diri kita sendiri. ya, setiap orang pasi pernah berseteru dengan fikiran mereka. kali ini saya ingin mengulas sedikit tentang konflik pribadi yang pernah saya alami.


sebagai seorang mahasiswi, saya merasa memiliki hak penuh dalam menentukan pilihan hidup saya kelak akan jadi apa nanti. mungkin dulu banyak cita-cita yang ingin saya capai. yaa, seperti anak-anak pada umumnya, ingin jadi dokter, polisi, pilot, dan masih banyak lagi. seiring bertambah nya usia, saya merasa bahwa tak selamanya saya harus mendengarkan orang tua saya. maaf, bukannya durhaka. tapi jika saya memang mengikuti keinginan mereka untuk jadi apa saya nanti dan hati saya berat untuk menjalankannya, apa jadinya? saya tidak mau membohongi dan mengekang keinginan saya. saat berseteru dengan ayah saya, saya pun berfikir, "apa memang saya harus mengikuti keinginan beliau? atau memilih jalan hidup sendiri?" berat memang menimbang-nimbang keputusan yang tepat. saya memikirkan ini berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan hingga saat ini pun saya masih bimbang. sebagai anak sulung, saya punya tanggung jawab besar dalam memberi contoh yang baik untuk adik saya. fikiran saya kadang lebih ingin menuruti ayah saya, tapi hati saya lain. hati saya lebih ingin memilih keptusan dan memilih untuk mengejar apa yang saya mau. dari permasalahan ini, saya belum mempunyai solusi pasti karna saya pun masih bingung denga apa yang sesungguhnya saya inginkan.

semua keinginan yang ingin kita capai sesungguhnya tak luput dari restu kedua orang tua kita. hargai pendapat mereka, sekalipun tak sejalan dengan apa yang kamu mau :)
x

Saturday, September 20, 2014

Kesan pertama

mahasiswa gunadarma, jurusan teknologi industri, Fakultas Tk. informatika.
tanggal 10 sept 2014 pindah untuk tinggal di Bekasi, berangkat pagi buat ketemu anak2 TI lainnya. pertama kali yg gue pikirin adalah 'sanggup gue temenan sama mereka? org yg menggilai komputer, jaringan, kutu buku, jayus, etc'. Gue minder banget saat itu. jujur. berasa salah milih jurusan. berasa orang paling 'bego', orang yang ga punya pengetahuan sama sekali tentang komputer. yang bahkan kalo laptop gue kemasukan virus aja sampe kelabakan karena ga bisa bersihiinnya-_-. malu? pasti! BUT!!!! nyatanya, saat gue udah ketemu mereka, gue berasa punya keluarga baru. gue nyaman sama mereka. emang sih kebanyaan isinyanya cowo, but so what?! mereka care sama gue. ini pertama kalinya gue ga merasa asing di kota lain. gue merasa kayak dirumah sendiri.gue punya banyak 'sahabat' disini. semua anak TI disini akrab satu sama lain. walaupun jam kuliah kita beda2, tapi masih sempetin waktu buat kumpul rame2. kita namain kelompok ini dengan 'CEMEWEW'. aneh? emang hahaha tapi kita ini beneran solid. belum sebulan kita kenalan, tapi berasa kaya udah bertahun2 temenan. kita jaga hubungan baik antar 'CEMEWEW' . pokoknya ga ada kata2 lain selain GUE SAYANG MEREKA. ga cuma mereka sih. gue juga ketemu sama anak2 kelas 1IA20. mereka ga segaring apa yg gue bayangin. semuanya berbaur, solid, doyan selfie, pinter pastinya. gue nyesel masuk kelas 20? R U FCKN KDDNG ME ?!!!! ya ngga lah. gue jatuh cinta sama kelas ini. ga tau apa jadinya kalo emang tingkat 2 nanti kita harus misah. btw, gue masih pengen nyari pengalaman lebih banyak tentang anak IT. ya, sebelum gue mulai serius dengan matkul mematikan. gue anak Teknik. dan gue bangga jadi cewe teknik. sukses buat TI CEMEWEW Gunadarma '14, dan thx buat kakak himti atas bentakan dan gretakannya. love you geng!!!