Universitas Gunadarma

Wednesday, October 15, 2014

Konflik Pribadi

Setiap manusia pasti memiliki persoalan yang tak tidak dapat dihindari. tapi, semua persoalan itu pasti ada solusinya sekalipun persoalan yang paling berat. yang paling rumit itu, jika kita memiliki persoalan dengan diri kita sendiri. ya, setiap orang pasi pernah berseteru dengan fikiran mereka. kali ini saya ingin mengulas sedikit tentang konflik pribadi yang pernah saya alami.


sebagai seorang mahasiswi, saya merasa memiliki hak penuh dalam menentukan pilihan hidup saya kelak akan jadi apa nanti. mungkin dulu banyak cita-cita yang ingin saya capai. yaa, seperti anak-anak pada umumnya, ingin jadi dokter, polisi, pilot, dan masih banyak lagi. seiring bertambah nya usia, saya merasa bahwa tak selamanya saya harus mendengarkan orang tua saya. maaf, bukannya durhaka. tapi jika saya memang mengikuti keinginan mereka untuk jadi apa saya nanti dan hati saya berat untuk menjalankannya, apa jadinya? saya tidak mau membohongi dan mengekang keinginan saya. saat berseteru dengan ayah saya, saya pun berfikir, "apa memang saya harus mengikuti keinginan beliau? atau memilih jalan hidup sendiri?" berat memang menimbang-nimbang keputusan yang tepat. saya memikirkan ini berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan hingga saat ini pun saya masih bimbang. sebagai anak sulung, saya punya tanggung jawab besar dalam memberi contoh yang baik untuk adik saya. fikiran saya kadang lebih ingin menuruti ayah saya, tapi hati saya lain. hati saya lebih ingin memilih keptusan dan memilih untuk mengejar apa yang saya mau. dari permasalahan ini, saya belum mempunyai solusi pasti karna saya pun masih bingung denga apa yang sesungguhnya saya inginkan.

semua keinginan yang ingin kita capai sesungguhnya tak luput dari restu kedua orang tua kita. hargai pendapat mereka, sekalipun tak sejalan dengan apa yang kamu mau :)
x

No comments:

Post a Comment